Analysis SWOT Pribadi (diri sendiri)

Analisis SWOT kepanjangan dari (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat) digunakan untuk menganalisis perusahaan atau isntasni, akan tetapi ternyata SWOT bisa jgua digunakan utnuk analais pribadi atau diri sendiri. Kajian masuk ranah HRD (Human Resource Development). Berikut ini SWOT yang saya buat terhadap diri saya sendiri untuk memenuhi tugas kuliah beberapa waktu lalu.
analisis swot diri sendiri

PENDAHULUAN

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan memiliki kompetensi dan kemampuan yang berbeda antara satu dengan yang lain, kalau dilihat memang kekurangan manusia lebih banyak dari pada kelebihanya, oleh karenanya jika kita mencari-mencari kekurangan seseorang maka tidak akan ada habisnya. Dalam memahami potensi dan kekurangan diri tersebut dapat di kita ukur dengan sebuah analisis yang dinamakan SWOT analisis, melalui analisis ini kita dapat mengetahui diri sendiri sehingga menempatkan diri serta memaksimalkan dan menutupi kekurangan yang ada, bukan mencari kesempurnaan akan tetapi memaksimalkan kelebihan. SWOT merupakan singkatan dari Strengths – Weakness – Opportunity dan Threat yang artinya adalah melakukan analisis kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman, analisis SWOT merupakan suatu langkah dalam menyusun balanced scored (pertimbangan tujuan) dalam rangka mencapai visi dan misi baik organisasi maupun perseorangan, sehingga SWOT akan menjadi suatu kunci kesuksesan jika organisasi atau perseorangan tadi sudah melakukan analysis ini sebagai sebuah refleksi dan strategi. Melalui laporan tugas ini akan dijelaskan tentang analysis SWOT terhadap individu yang kemudian akan di bahas secara rinci serta strategi yang disusun sebagai saran agar terjadinya suatu jawaban dari analysis SWOT tersebut. Objek yang dipakai disini adalah penulis sendiri, penulis akan membahas analysis SWOT pada diri sendiri yang akan dijabarkan dalam laporan ini. Hasil dari analysis ini akan menghasilkan suatu penilaian yang subjektif yang mana belum tentu orang lain akan menghasilkan analisis yang sama. berikut ini penjelasanya:

PROFIL OBJEK ANALYSIS

Objek analis yang diteliti pada laopran ini adalah penulis laporan ini sendiri, oleh karenanya akan dijelaskan profil dari objek yang dibahas dengan penjelasan sebagai berikut:
  • Nama : 
  • Jenis kelamin : 
  • Umur :  
  • Jurusan : 
SWOT ANALYSIS Berikut ini akan dipaparkan analysis SWOT terhadap objek dengan keterangan profil yang telah dijelaskan diatas, dengan penjelasanya sebagai berikut:

1) Strength (S)

1. Memiliki jiwa petualang dan suka dengan tantangan
2. Berani menghadapi hal-hal baru
3. Senang memotivasi orang serta memberi semangat
4. Tepi orang yang suka berbicara
5. Memiliki sifat penghibur, periang dan murah senyum
6. Senang membujuk dan mempengaruhi orang lain
7. Memiliki kemauan yang kuat dan pekerja keras
8. Mau mengikuti bimbingan dan belajar dari orang lain
9. Mudah berbaur dan menyesuaikan diri dengan lingkungan atau orang baru
10. Pribadi yang bersemangat, lincah, mandiri dan percaya diri
11. Mau bersabar dan mengalah
12. Sangat menghargai waktu
13. Selalu optimis, tekun dan ulet
14. Senang dengan keteraturan dan administrasi yang baik
15. Sopan, hormat, ramah-tamah, suka dengan senda-gurau
16. Pribadi yang beridealis dan senang berfikir
17. Setia, tidak gampang berubah, berkomitmen dan konsisten atau berpendirian tetap
18. Sederhana dalam segala hal

2) Weakness (W)

1. Terlalu mendetail dan kurang yakin
2. Cerewet atau rewel
3. Kurang berekspresi atau datar dalam menyikapi suatu hal
4. Cenderug menahan diri dan tidak melibakan diri
5. Lebih sering diam, malu dan segan
6. Mudah tersinggung
7. Sering mengulang-ulang pernyataan
8. Blak-blakan dan terus terang dalam menyampaikan suatu hal cederung ceplas-ceplos
9. Kurang merasa mantap atau ragu-ragu
10. Merasa bimbang dalam memutuskan suatu perkara
11. Sering menyela atau memotong pembicaraan orang lain
12. Pelupa dan lalai
13. Keras kepala dan careless 
14. Suka membiarkan suatu hal, masa bodoh dan tidak peduli
15. Sering berfikir jelek dan berperasangka
16. Suka membual 
17. Senang memerintah dan menggurui
18. Sering mengkritik dan mencela

3) Opportunity (O)

1. Fresh graduate dari jurusan bahasa dan sastra inggris
2. Berani menerima hal-hal yang baru
3. Single
4. Belum memiliki beban keluarga
5. Independent dan bebas
6. Siap ditempatkan dimanapun
7. Memiliki kemampuan bahasa inggris baik dalam spoken dan written
8. Menguasai bahasa inggris baik teoritical maupun praktek

4) Threat (T)

1. Banyaknya jumlah angkatan kerja yang ada sekarang ini baik laki-laki maupun perempuan
2. Lowongan pekerjaan yang bisa di isi oleh semua jurusan
3. Banyak lulusan dari jurusan yang sama
4. Banyaknya orang dengan kompetensi yang yang lebih baik pada bidang yang sama.

Setelah kita mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam diri kita maka kita akan memahami kekuatan yang kemudain mengambil kesempatan, mengidentifikasi kelemahan dan hilangkan. Oleh karenanya maka akan dijelaskan mengenai strategi yang tepat untuk melengkapi analysis SWOT yang telah dipaparkan diatas.

STRATEGY

Strategi diperlukan sebagai langkah untuk dapat mengatasi suatu perkara atau situasi yang akan dihadapi dengan tepat dengan begitu hasil yang akan didapatkanpun juga kan maksimal, oleh karenanya dibutuhkan pemaksimalan potensi, meminimalisirkan kekuranganan yang ada sehingga kekurangan tersebut akan tertutupi dengan kelebihan yang kita miliki dengan cara memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin serta mampu mangatasi berbagai ancaman yang pasti muncul dengan menyikapinya dengan tepat dan berhati-hati agar apa yang kita harapakan dapat tercapai dengan cara sebagai berkut ini:

1. memaksimalkan kekuatan, dapat dilakukan dengan cara menonjolkan kelebihan yang kita miliki, karena seperti yang telah saya jelaskan diatas manusia didominasi oleh kekuranganya dari pada kelebihnya, akan tetapi dengan menonjolkan potensi yang ada, maka kekurangan tersebut tidak akan dicari-cari kesalahanya oleh orang lain, mereka akan terfokus pada hasil karya dan performa yang baik sehingga tidak ada lagi kesempatan bagi orang lain untuk mencari tahu kekurangan kita, misalkan pada contoh diatas, memiki kelebihan berupa tipe orang yang bersemgat, optimis dan pekerja keras, maka dengan modal tadi orang akan melihat performa kita yang selalu yakin dan tidak mudah menyerah untuk terus berjuang mencapi suatu tujuan yang akan kita dapatkan, saat orang lain melihat hal itu mereka akan terfokus dan bahkan mencontohnya, bukan malah sebaliknya (mencari kelemahan) walau itu memang dimungkinkan bisa terjadi akan tetapi dengan dominasi hasil dari kekuatan itu makan akan memberikan dampak maupun produk yang baik pula.

2. Meminimalisir kekurangan, setiap ada kelebihan pasti disitu juga ada kekurangan, keberadaan dari kekurangan tersebut mutlak pasti ada, bahkan lebih parahnya lagi kekurangan itu sudah menjadi kebiasaan yang membudaya dalam diri kita, jadi terkadang begitu sulit untuk dihilangkan, oleh karena itu butuh sebuah minimalisir dari kekurangan tersebut, yang pertama dapat dilakukan seperti pada penjelasan diatas yaitu dengan memaksimalkan kelebihan, yang kedua dengan cara selalu berusaha untuk tidak memperlihatkan kekurangan kita pada orang lain dengan tidak melakukanya, akan tetapi kadang hal ini memang terjadi secara tidak sadar maka kita dapat melakukan refleksi dengan diri kita atau minta orang lain untuk mengigatkan kita, sehingga kita bisa melakuakan evaluasi diri.

3. Mengambil kesempatan, kesempatan memang selalu datang pada diri kita akan tetapi kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali, jadi kita harus memanfaatkanya sebaik mungkin kesempatan yang ada dengan cara membuka diri, mau belajar dan mengambil kesempatan tersebut sebagai suatu tantangan yang baru, untuk pertumbuhan dan penguasaan diri bukan menganggapnya sebagai suatu beban. Terlebih jika kita lihat kita telah memiliki salah satu kunci utama yang dibutukan dalam dunia kerja yaitu kemampuan bahasa inggris yang baik, baik dalam spoken maupun written yang sangat membantu kita, tidak hanya tahu tentang prakteknya tetapi juga paham tentang dasar teorinya yang sangat membantu kita sebagai sebuah kesemaptan yang harus dijaga, dilatih dan dimanfaatkan terutama pada bidang yang sesuai.

4. Ancaman, ancaman tidak dapat dielakan dalam bidang apapun, karena pada dasarnya manusia diciptakan untuk selalu menjadi pemenang, tidak ada yang mau menjadi nomer dua semua orang ingin selalu menjadi nomer satu, jadi persaingan selalau ada, kita harus menyikapi persaingan itu dengan cara memahami setiap lawan baik orang maupun lingkungan sebagai sebuah batu lompatan dan tantangan, dengan melakuklan suatu penilaian kondisi dan potensi sehinga dapat menempatkan kita agar mampu mengatasi ancaman tersebut. Saat kita bisa mengatasinya melalui strategi yang telah kita tetapkan dengan melihat celah-celah yang ada maka akan mempermudahkan kita dalam menggapai tujuan yaitu visi dan misi yang telah dicanangkan sebelumnya, dalam menyikapi kondisi ini memerlukan strategi yang tepat bukan tindakan gegabah yang dapat mangakibatkan pada hal yang tidak kita inginkan.

KESIMPULAN

Melalui anaysis SWOT yang telah dipaparkan diatas maka kita sebagai pribadi dapat melakukan analysis terhadap diri kita mengenai kelebihan, kekurangan, kesemapatan dan ancamam yang ada dan tercermin pada diri kita untuk selanjutnya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap diri sendiri agar nantinya kita lebih mengenali berbagai potensi yang dapat dikembangkan dan kekurangan yang dapat di minimalkan, sehingga lebih siap dalam menghadapi dunia luar yang akan dijumpai mahasiswa saat belajar maupun setelah lulus dari jurusan bahasa dan sasta inggris. Oleh karenanya butuh sebuah strategi yang jitu agar kita bisa menjadi pemenang, memiliki daya saing dan mengasi berbagai kesulitan yang akan terjadi nantinya. Pada dasarnya memang manusia tidak ada yang sempurna, selalu belajar dan mengevaluasi diri untuk selalu miningkatkan kualitas diri menjadi salah satu jalan yang terbaik dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat.  

0 Response to "Analysis SWOT Pribadi (diri sendiri)"

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar