Tagline Dangang yang Absrub

Indonesia ini ada banyak mobil yang diambil dari bahasa Indonesia, cie merek mobil. Ada jaguar, ada kijang, ada wagon, ada apaya, oh maksudnya avanza. Waktu lagi dalam kadungan itu bigung ya mau kasih nama apa ya? nah itu apaya akhirnya diplesetin jadi apaya?

Mobil ini terkenal dengan mobil seribu umat, tapi saya yakin ini mah dua ribu umat. Terserahlah mau berapa juta, tapi saya heran ini umat - umatnya siapa, umatnya toyoya kali ya. Kalau emang ini seribu umat harus umat - umat yang pinggiran harusnya punya donk, udah lah gak ambil pusing, yang penting saya umatnya Nabi Muhammad udah.

Memang tagline- tagline bak virus ya, adalagi teh gelas tapi kemasanya botol, ada teh kotak kemasan gelas, ada teh - teh gak dikotakin. Ini yang bikin Cak lotong jadi memiliki pemikiran yang destruktif, gini nhi, "Saya Cak Lontong, Salam Lemper" maka dari itu Cak Lontong juga berangung jawab tentang fenomena terong dicabein.

Banyak kota di Indonesia ini secara terang- terangkan menyatakan kekuasanya. Stegetinya halus banget hingga kita tidak sadar. Ya kan, ada Nasi Padang, Bakso Wonogori, Pecel Lamongan, Magelagan. Lama - lama ada lontong cak.

Seakan secara sistemis membudaya maka ada iklan bawa aku pergi dari sini, nhi enak banget maen pergi saja si Mei, kayak ninggalin anak istri dan suaminya entah kemana. Adik tu enak anak orang kaya kalau yang ditnggal gimana donk, gitu - gitu aja kan.

0 Response to "Tagline Dangang yang Absrub"

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar