15 Oktober 2017

Siapa 1 Persen Orang Menguasai 99 Persen Kekayaan Dunia?

Mungkin kita tidak asing dengan ungkapan bahwa "hanya 1 persen orang yang menguasai 99 persen kekayaan dunia". Wow tajir kali ini orang. Kita hitung dengan angka supaya lebih jelas. Jumlah penduduk dunia saat ini menurut Tempo yang dikutip dari Departemen Populasi Divis Urusan Sosial dan Ekonomi PBB adalah 7,6 miliar orang per 21 Juni 2017. 7,6 M kalau di tulis kaya gini kali ya 7.600.000.000, sedangkan 1 persenya adalah 76 juta kalau ditulis 76.000.000. Masih bingung?
Kita bandingkan dengan penduduk Indonesia, yaitu sebanyak 262 juta jiwa per Juli 2017 menurut TribunNews.com. Kita buat satu perbandingan lagi jumlah penduduk Singapura menurut Worldometers.info sebanyak 5,7 juta per Oktober 2017. Kita sederhankan lagi.

Dapat kita simpulkan jika penguasa kekaayaan di dunia ini hanya sekitar sepertiga bahkan kurang dari penduduk Indonesia atau sekitar 13 kali penduduk singapura. Kalau hanya satu pertiga dari penduduk Indonesia ya wajar, karena Indonesia masuk dalam negara dengan populasi terbanyak ke-4 didunia tahun 2017 versi Worldometers.info. Kita buat perumpamaan dari segi wilayah, oke lah memang kepadatan penduduk di setiap negara berbeda - beda, tapi sekali lagi hanya perumpamaan, jadi bisa bayangkan penduduk yang menempati sepertiga luas wilayah Indonesia itu adalah 1 persen dari orang yang mengusai kekayaan 99 persen di dunia. Kalau saya perkirakan seluas Sumatera dan Jawa gitu kali ya. Mantap juga tu menguasai 99 persen dunia lho. Bandingkan dengan luas wilayah peta dunia jika diasmusikan semua penduduknya rata di setiap luas tanah. Tambahan karena tadi ada Singapura, sudah tahu kan luasnya Singapua seberapa? ya coba dibayankan 13 kali lipatnya luas Singapura dech jumlah orang yang satu persen itu. 

Tapi saya masih penasaran, mungkin bisa jadi 1 persen orang ini lebih sedikit dari 1 persen, karena kita tidak tahu pastinya sih. 

Mari kita kupas lagi. Seperti judul yang saya utarakan, yaitu "siapa". Ini orang - orang super macam apa?, orang bukan?, tinggal dimana?, pekerjaanya apa?, terus ini orang pinternya kaya apa ya?. Penasaran kan. Saya rasa ini bukan isapan jempol belaka. Pernyataan ini sudah sangat lama kita kita dengar tapi jawaban atas pernyataan ini baru saya agak ngeh beberapa waku terakhir, sehingga saya menuliskanya dalam blog ini. Sebelum nanti ada berbagai asumsi yang bisa saja keliru, saya perlu katakan bahwa ini hanya pandangan subjektif saja dari apa yang saya pahami. Salah? itu pasti.

Menurut beberapa pendapat katanya mereka itu adalah orang - orang Yahudi, tapi apa benar ya? Yahudi sendiri bisa berarti agama dan bisa berarti suku. Kalau dari kacamata agama Yahudi adalah agama yang dibawa oleh Nabi Musa, tetapi kalau dalam kacamata Islam, semua menjadi cikal bakal Islam. Kemudian kalau dari kacamata suku, orang Yahudi itu adalah orang - orang arab atau bangsa Semitik yang ada di Palestina, Suriah, dan Libanon. 

Kembali ke "siapa", katanya 1 persen orang tersebut tinggalnya di negara Adi kuasa US ya, tapi apa disana ada orang keturunan arab atau orang beragama Yahudi yang nongol menjadi pemuka negara tersebut? Setahu saya ya yang sering tampak hanya orang - orang kulit putih atau bangsa Eropa, bukan Arab. Yang berbeda hanya Barack Obama saja yang jadi presiden (2009 - 2017) dari orang Kulit Hitam. Boro - boro orang Arab. Kalau dilihat dari berdasarkan agama, bisa saja orang Yahudi adalah orang yang beragama Yahudi. Terus apa iya orang kulit putih itu beragama Yahudi? Ya mungkin saja. 

Perspesi kita terhadap orang Yahudi seringkali dipelintir, ada yang mengatakan Yahudi adalah suku yang paling tinggi derajatnya dibanding suku manapun di dunia. Ada kata "suku" bukan agama ya, sementara suku Yahudi bangsa arab, apa iya orang kulit putih mau mati-matian mendukung bangsa arab yang notabene sudah beda suku. Kalau suku Yahudi yang berkuasa di US sana kenapa juga harus menyerang saudara mereka sendiri. Ini janggal menurut saya.

Sejak dari dulu Islam tidak mengajarkan memusuhi umat beragama manapun, jadi agama Islam dan Agama Yahudi tidak bermusuhan. Nabi Muhammad tidak pernah memusuhi mereka bukan!. Dalam kutipan oleh BD mengatakan "musuh umat beragama bukalah agama lain". Ingat kita tidak pernah bermusuhan dengan agama apapun. 

Kembali ke persepsi Yahudi, masih benarkah mereka yang menguasai 99 persen itu? kalau dari segi suku saya tidak yakin, kalau dari segi agama saya juga tidak begitu yakin, kalau ada agama se kaya itu kira - kira sudah mendirikan tempat peribadatan se megah apa ya? Kalau Hindu saja bisa mendirikan bagunan semegah Prambanan, dan Budha semegah Borobodur. 

Terus siapa donk? Apakah negeri paman itu sendiri? Faktanya bahwa negara ini juga punya hutang luar negeri lho. Nah ini negara utang pada siapa? secara negara nomer 1 di dunia gitu lho. Melalui sejumlah penjelasan yang saya dapat ada segelintir orang yang sudah merancang semua ini sejak abad 20. Mereka - merekalah yang telah mencetuskan globalisasi, sains modern, media, perbankan, bahkan hingga pendidikan. Semua aspek - aspek tersebut diatur sedemikian rupa sehingga tidak ada yang sadar bahwa manusia terjerat dalam pebudakan dunia. Mereka juga yang mengemborkan - gemborkan "New World Order" yaitu tatanan dunia baru tentu versi mereka. Kaum - kaum inilah yang disebut dengan "Elit Global".

Siapakah "Elit Global"? Penjelasan lebih lanjut akan kita bahas. Tapi sebelumnya sekali lagi tulisan ini sebatas pandangan dari penulis untuk memberikan gambaran kepada kita, kenapa kita negara ini harus berhutang, dan setiap warga negara Indonesia dari bayi hingga kakek nenek harus menangung utang negara sebesar 20 juta perorang. Katanya utang itu harus dibayar, jika ada WNI yang meninggal maka dia juga harus bayar hutang 20 jt yang melekat pada dirinya itu donk. Bagaimana menurut mu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung, silahkan tinggalkan komentar